Monday, 24 September 2012

Ceritaku dan Sabahat


“Ceritaku & Sahabat”

tak mudah untuk kita hadapi
perbedaan yang berarti
tak mudah untuk kita lewati
rintangan silih berganti
kau masih berdiri
kita masih di sini
tunjukkan pada dunia
arti sahabat
kau teman sejati
kita teman sejati
hadapilan dunia
genggam tanganku

(Sepenggal lagu Nindji ‘Arti Sahabat’ untuk melukiskan persahabatan kami “7ikans”)

Kita hadir dan datang bersama-sama di Kampus Biru, tepatnya di Cosma PI-B. Waktu itu teringat sekali bahwa kita sama-sama tak saling kenal. Kita bagaikan kutub magnet yang mempunyai arah yang berbeda. Kita masuk bersama-sama di wadah pergerakan bintang Sembilan. Saat itu kita sebaratas teman yang memang tidak begitu care satu sama lain. Aku (Isna) dengan ketiga sahabatku  yang menamai diri kami sebagai I.A.I.N, dan kalian (brutus,fita,elva, nida’ dan dewi) menamai diri kalian sebagai 5Cebo, dan dua diantara yg lainnya yaitu uus dan koencaiy, mereka berdua masih malu2 untuk menunjukkan taring mereka. Diawal-awal pertengahan semester antara semester 1 dan 2 hubungan kita masih sebatas ‘teman’ yah karena masing2 dari kita mempunyai aktifitas yang berbeda. Akan tetapi intensitas bertemu memang sering..yah maklumlah masih jadi maba sering gerombol kesana-kemari dan saling cari2 perhatian ke semua elemen kampus..hehhe.

Wednesday, 4 January 2012

MEGA, tetap menjadi “women power”

MEGA, tetap menjadi “women power”
Nama : Isna Wahyuningsih F
NIM    : E04209034 / Semester V-B
Siapa yang tidak kenal dengan Megawati, perempuan yang mempunyai otoritas tertinggi di Partai PDI Perjuangan. Perempuan yang sempat menjadi orang nomor satu di Indonesia. Mega merupakan sosok perempuan yang langkah, coba kita lihat berapa banyak seorang perempuan terjun di dunia politik kala itu, selain dia adalah putri dari sang proklamator Soekarno. Memang pada masa itu tidak banyak perempuan yang duduk di parlemen, karena dibatasinya jumlah kursi di parlemen bagi perempuan. Di dalam sistem politik demokrasi, parlemen adalah lembaga yang menyusun kebijakan public, yakni kebijakan yang memaksa setiap warga Negara untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu hal di dalam kehidupan bersama. Memang laki-laki dapat memperjuangkan kesetaraan relasi antara perempuan dan laki-laki, namun jika jumlah perempuan dalam organisasi pembuat keputusan tersebut tidak di signifikan, maka kenijakan yang dibuat menjadi pertanyaan besar. Dalam kenyataannya Negara-negara yang mempunyai jumlah perempuan di parlemen lebih dari 30% adalah Swesia, Denmark, Finlandia, Belanda, Jerman, New Zaeland mempunyai kualitas kesetaraan relasi lelaki dan perempuan yang lebih tinggi disbanding Negara-negara lain. Perempuan memang menjadi bagian dari perjuangan umat manusia untuk mencapai kemajuan.

Dengan adanya isu gender saat ini semakin memberikan dorongan bagi kaum perempuan untuk mengepakkan sayapnya di samua bidang tanpa adanya embel-embel jenis kelamin. Begitupun dengan Megawati, meskipun PDIP mengalami pasang surut, beliau tetap survive mewujudkan visi misi yang dibangun partai ini. Megawati sudah dua kali gagal menjadi presiden dalam pemilihan umum tahun 2005, 2009 dan  pada pemilu 2014 nanti beberapa lembaga survey menyatakan PDIP akan mengusung Megawati kembali menjadi Calon Presiden 2014, prosentase yang dimunculkanpun lebih tinggi disbanding calon lainnya. Ini berarti sosok Mega sebagai woman power masih tetap melekat pada dirinya, bagaimana ia tetap mempertahannkan kekuasaanya di internal Partai PDIP dan masih berobsesi menjadi perempuan nomer satu di Indonesia.

Wednesday, 24 August 2011

HIMAPI: Gelar SAhur On The Road

Berbagi Kebaikan di Malam Sahur

Surabaya- Rabu (24/08) Himpunan Mahasiswa Prodi Politik Islma Fakultas Ushulludin mengadakan  Sahur  On The Road. Acara ini berlangsung mulai pukul 02.00 dini hari  sampai menjelang subuh. Bagi-bagi makanan sahur sepanjang jalan raya dimulai dari kampus IAIN sampai Taman Bungkul. Membagikan makanan kurang lebih 100 bungkus kepada tunawisma, anak jalanan, tukang becak di jalanan dan juga gelandangan-gelandangan yang ada di sepanjan jalan.” Kita menggadakan sahur, karena selama ini ketika bulan Ramadhan banyak yang mengagendakan kegiatan buka bersama anak yatim dan yang lainnya, jarang sekali berbagi pada saat sahur, karena ini kami penggurus HIMAPI  mengadakan kegiatan Sahur  On The Road” Tutur Yani Damayanti selaku ketua panitia kegiatan ini.
Selain itu yani juga menambahkan bawhwa kegiatan ini merupakan  ritual sosial yang dilakukan oleh setiap muslim untuk bershodaqoh, oleh karena itu jika mempunyai gagasan melakukan sesuatu yg baik harus segera dilaksanakan. apalagi dalan bulan yang penuh berkah seperti ini. Karena niat kita hanya untuk mencari ridho dari Allah swt.


            Acara ini diikuti oleh mahasiswa Prodi Politik Islam juga dihadiri oleh beberapa HMJ Fakultas Ushuluddin, Gubernur SEMA Fak Ushuluddin juga Presiden  DEMA sekaligus Sekjend menyempatkan diri untuk hadir. Sahur On The Road dengan tema “We Care, We Share With Others, menunjukkan bagaimana kepedulian kita terhadap sesama yang memang mempunyai kondisi yang kurang mengguntungkan bagi mereka.
“ Di bulan Ramadhan, semua umat Islam berlomba-lomba mencari kebaikan dan pahala sebanyak-banyaknya, ketika semua orang banyak menggadakan agenda pada saat berbuka, bagaimana nasib mereka ketika sahur, apakah mereka sudah mendapatkan kebaikan ketika sahur, ini juga salah satu tujuan dari kegiatan Sahur On The Road”. Tutur Isna Wahyuningsih selaku Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Prodi Politik Islam.
            Setelah beberapa makanan sahur dibagikan di jalan A.Yani sampai Taman Bungkul semua panitia, peserta juga undangan sahur bersama di Taman Bungkul dengan tujuan kebersamaan para partisipan acara Sahur On The Road ini.