Wednesday, 16 December 2020

Drama Korea Birthcare Center : Emak-Emak Life Pascapersalinan

Dari puluhan judul drama korea yang pernah aku tonton, Birthcare Center atau Postpartum Care Center menjadi Drama Korea yang paling menghayati saat ditonton. Drakor yang mengisahkan kehidupan seorang ibu pasca melahirkan dengan berbagai macam latar belakang dan kisah yang berbeda. Cerita yang dituangkan seakan mengaca pada diri sendiri, kejadian yang benar-benar masih hangat bahkan sedang terjadi saat ini.

Industri film Korea Selatan memang paling jago membuat rakyat Indonesia menjadi 'bucin' drama korea, seakan hampa jika tidak mengikuti drama korea terbaru yang lagi hits buat ditonton baik yang sudah the end episode atau sedang on going, benar-benae dibuat gila dan lupa waktu jika sudah mulai menonton.

Nah, jika sebelumnya banyak drama korea yang mengisahkan tentang percintaan, action, misteri, komedi kali ini sangat berbeda. Rumah produksi film TvN membuat film berjudul Birthcare Center atau Postpartum Cara Center atau bahasa Indonesianya Rumah pemulihan pasca melahirkan. 
Tema yang diambil memang jauh dari biasanya, bercerita tentang perawatan ibu ibu pasca melahirkan yang dibintangi oleh Park Ha Sun ( pemeran love affair in the afternoon) yang uda nonton Oema Sarang pasti ngerti di film ini juga berperan sebagai Oema Sarang (kali ini bukan burung lagi tapi beneran bayi manusia hehe), Uhm Ji won dan lain gak perlu disebut satu-satu ya.

Menurutku Birtcare Center yang mengisahkan tentang wanita karir 40 tahun (Uhm Ji Won/Oemma Lem stick)  yang menjalani persalinan di usia tua kemudian tinggal disebuah rumah pemulihan pasca persalinan. Disana dia bertemu dengan Oema Sarang/Park ha sun perempuan yang menjadi idola para ibu karena mampu melakukan persalinan secara normal, mengASIhi sampai 2 tahun dipersalinan pertamanya dengan anak kembar laki-laki, dipersalinan keduanya ia kembali ke birthcare center, keberhasilannya mengurus anak menjadikan dia bintang superstar dan panutan bagi ibu lainnya.

Sedangkan bertolak belakang dengan Oemma Lem stick (nama anaknya aneh-aneh gak tahu di korea benar demikian atau hanya film) hamil di usia tua, seorang wanita karir, pekerja keras. Dimasa-masa kehamilan ia tidak banyak melakukan hal-hal yang seharusnya dilakukan seorang ibu, yang ia fikirkan adalah pekerjaan, sukses yang nantinya untuk masa depan anaknya. Ilmu dan pengetahuan tentang mengasuh anak sama sekali tidak ia ketahui.

Fase Postpartum

Drakor ini benar-benar menceritakan kehidupan emak- emak, khususnya emak-emak milenial. Menurutku perlu ditonton bagi pasangan muda yang akan atau sedang menunggu sang buah hati sebagai pembelajaran. Jujur saja ketika hamil yang aku fikirkan adalah bagaimana menjaga jabang bayi ini tumbuh sehat di dalam perut, sedikit sekali ilmu yang aku pelajari ketika pasca melahirkan. Ternyata benar masa masa postpartum adalah masa yang sulit setelah melahirkan, terutama anak pertama. Dari pandangan seorang perempuan mungkin yang bisa merasakan bagaimana sakitnya, sedihnya, capeknya mempunyai anak adalah perempuan yang merasakan.
Kehidupan 360 derajat berubah, jika ada angka lebih dari itu tidak akan bisa dijabarkan dengan nilai. Seorang ibu melahirkan, kadang orang lain hanya lihat satu sisi 'si bayi' apakah sehat jasmani rohani, dan rasa senang sekeluarga karena mendapat anggota baru, mereka melupakan ada seorang ibu yang berjuang dengan rasa sakit dan berfikir bagaimana merawatnya. Di dalam drakor ini berbagai polemik seorang ibu baru dirasakan oleh oemma Lem stick.

Aku merasa keadaan seorang ibu pascapersalinan adalah masa-masa yang sangat perlu perhatian. Kebanyakan orang mengatakan sering kali ibu mengalami babyblues dan perubahan suasana hati ( moodswing) yang cukup drastis (Apa yang sedang membaca tulisan ini merasakan hal yang sama?).

Perdebatan Cara Mengasuh Anak

Tidak hanya di Indonesia, perdebatan cara mengasuh anak ternyata juga terjadi di Korea, mungkin di negara lain juga demikian bisa share informasi jika ada. Stigma dan pelabelan keberhasilan seorang ibu adalah melahirkan dengan normal bukan Sectio Caesar, memberikan full ASI bukan Sufor, Bisa Menyusui, tubuh langsing pasca melahirkan dan seorang ibu yang full time menjaga anaknya ( ibu pekerja vs Ibu rumah tangga). 

Ibu pekerja bukanlah ibu yang baik karena anak menjadi nomor dua. Dilema antara pekerjaan dan karir mana yang didahulukan, mencari pengasuh untuk buah hati. Memberikan ASI dan menyusui dengan lancar adalah hal terbaik bagi anak, namun jika memang terkendala dengan kondisi apa harus dipaksakan dengan minum ASI. Bagaimana Sufor adalah haram diberikan kepada anak. Dalam drakor ini kehidupan real emak-emak dalam mengasuh anak sangat unik dijabarkan. 

Dan pada dasarnya semua pilihan ibu kepada anaknya adalah yang terbaik. Banyak pesan moral yang disajikan dalam drama korea ini. Baiknya jangan di tonton sendiri, tapi wajib ditonton dengan pasangan biar mengerti bagaimana perasaan seorang ibu setelah melahirkan, dan juga seorang ibu tidak boleh terlalu egois karna disisi seorang bapak/laki-laki di drakor ini pun ditunjukkan bagaimana pengorbanan mereka. Tapi tetep ya perempuan yang paling banyak berjuang ( Ujung ujungnya tetep egois ya...hehhe)

Okeh selamat menonton, semoga bermanfaat.
Dari Bucin Drakor😆


Menabung Emas Di Pegadaian (2)

Geliat menabung emas di tahun 2020 ini sepertinya semakin meningkat. Investasi emas memang sangat menjanjikan selain mudah, harganyapun akan terus naik ditiap tahunnya. Apalagi di era pandemi covid 19 ini, dimana semua usaha mengalami penurunan drastis karena banyaknya kerugian ekonomi yg menimpa negara dan masyarakat. Pengusaha, orang biasa banting setir investasi emas sehingga harga emas semakin melambung tinggi karena banyaknya permintaan di pasar. Karena emas tidak akan merugi banyak dikemudian hari.

Investasi emas bukan lagi untuk kalangan atas atau pengusaha besar, namun juga bisa dilakukan oleh semua orang bahkan anak sekolah pun bisa menabung/investasi emas, karena sekarang banyak bermunculan platform menabung emas baik itu BUMN seperti Pegadaian maupun Non BUMN seperti menabung di bank swasta, Mini gold, bahkan sekarang aplikasi belanja online menawarkan tabungan emas dengan  berbagai jumlah minimum pembelian/tabungan.

Sebelumnya, sudah aku tuliskan bagaimana menabung keuntungan Menabung Emas, lebih khusus menabung emas di Pegadaian. Semakin banyaknya pertanyaan yang muncul ketika aku membuat status tentang Menabung Emas di Pegadaian, berikut aku jabarkan lagi langkah-langkah Menabung emas di Pegadaian. Tulisan ini untuk menjawab pertanyaan teman-teman sehingga aku tidak perlu menjelaskan lagi satu persatu.hehe

1. Download aplikasi Pegadaian Digital di play store, ikuti langkah-langkah untuk membuat akun
2. Setelah membuat aku, kita harus mengaktifkan CIF terlebih dahulu untuk menjaga keamanan transaksi kita, hal ini harus dilakukan di kantor Cabang Pegadaian terdekat.
3. Kita sudah bisa memulai transaksi tabungan emas.

Selain 3 langkah cepat tersebut, kita juga bisa langsung mendatangi kantor pegadaian terdekat untuk membuka rekening tabungan emas, cukup membawa KTP.

Aplikasi pegadaian memudahkan kita bertransaksi, banyak fitur lainnya yang dpat digunakan seperti gadai emas, pembayaran listrik, token air, pulsa dsb, namun saran dari aku jika kita fokus untuk investasi emas di Pegadaian, fitur-fitur lain seperti diatas tidak perlu kita gunakan karena membuat kita tidak fokus untuk menabung emas, kita bisa gunakan  aplikasi yang lain kenapa demikian jika kita aktfikan semua fitur tersebut bisa-bisa tabungan kita akan habis digunakan pembayaran/pembelian jasa yang lain.

Nah setelah sudah aktif CIF dan akun kita barulah memulai menabung. Inti dari investasi emas adalah sabar dan istiqomah. Di fitur aplikasi pegadaian digital ada jual dan beli emas. Jika kita ingin membeli maka pilih beli, ketik nominal yang kita punya tidak harus banyak asal istiqomah. Kemudian ikuti langkah pembayaran yang ada di aplikasi. Mudah bukan? Kita tidak perlu datang lagi ke kantor cabang pegadaian. 

Mungkin sebagian teman-teman yang sudah faham kenap harga logam mulia di pegadaian lebih mrah dibanding yang lain? Karena harga tersebut belum termasuk ongkos cetak emas, jika dikalkulasikan harga logam mulia dengan harga pasar tetap sama.

Investasi emas adalah jangka panjang jadi ingat ya jangan buru-buru menjual jika ingin untung banyak. 

-Mari Menabung Emas-


 

Sunday, 4 October 2020

Mpasi Instans Apa Homemade?

Pemilihan mpasi instans dan homemade memang cukup membingungkan bagi seorang ibu, apalagi baru mempunyai anak pertama. Dua jenis mpasi ini pun sering menjadi perdebatan diantara para ibu ketika menceritakan proses mpasi anaknya. Lantas diantara dua jenis mpasi ini mana yang terbaik untuk anak kita, jawabannya adalah keduanya terbaik, karena masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan.



Alhamdulilah, anak Syahda hari ini genap 10 bulan, ini berarti sudah 6 bulan menjalani Mpasi. Ditulisan sebelumnya sudab aku ceritakan pilihan Mpasi untuk anak Syahda yaitu Bubur Instans. Bagi seorang ibu mengawali mpasi seorang anak memang seru dan mendebarkan. Kita berimajinasi anak akan makan dengan lahap dan gembira. Namun dalam prosesnya tidak semudah itu bunda, dan setiap anak mempunyai karakteristik yang berbeda.

Diawal mpasi aku memilih bubur instans untuk  anak Syahda. Setelah membaca beberapa artikel, meminta saran teman dan orangtua, memilih bubur instans dengan beberapa pertimbangan. Pertama, bubur instan terfortifikasi sudah direkomendasikan WHO baik untuk digunakan mpasi anak. Kndunga Gizi yang ada di dalam bubur instans terfortifikasi sudah lengkap dan memenuhi kebutuhan bayi. Di Indonesia ada beberapa merk bubir terfortifiksi dengan berbagi varian rasa dan kategori usia seperti Serelac, sun, yummy bites, promina dsb ( saya tidak hafal semua jenis merk bubur). Kedua, saya tidak pandai memasak sehingga ada rasa khawatir jika masakan mpasi yang saya berikan kepada anak syahda tidak enak dan tidak mau memakannya. Ketiga, dorongan dri orangtua menggunakam bubur instans lebih praktis dan sedari dulu digunakan untuk mpasi.

Pengenalan mpasi pertama anak syahda dengan bubur instans dengan selingan buah. Alhamdulilah mpasi diawal syahda tidak mengalami kesulitan, hanya belajar tekstur, dan memakan berbagai macam buah dan rasa bubur instans.

Evaluasi mpasi Syahda di bulan pertama membuat banyak pemikiran dan pertimbangan. Kemauan makan ada dan sangat doyan, namun masalah yang timbul adalah anak sulit sekali BAB. Tiap kali BAB anak Syahda menangis keras hingga sampai puncaknya 6 hari belum juga buang air besar. Berbagai cara saya lakukan untuk memudahkan anak agar bisa BAB mulai dari makan pepaya, buah naga padahal sedari awal makanan ini sudah saya berikan tapi tetap saja BAB tidak lancar, kemudian aku berikan prebiotik Lbio sesuai anjuran bidan selama 10 hari dan yang terakhir aku beralih dari Mpasi Instans ke Mpasi Homemade.

Beralih ke Mpasi homemade jelas menjadi tantanga baru lagi bagi ibu newbie seperti aku. Selain tidak bisa masak sedari dulu berfikir apakah aku mampu memberikan makanan yang lezat, bergizi dan sehat untuk anak SYahda. Memikirkan bagaimana menyakitkannya anak Syahda ketika BAB membuat tidak tega dan cara mengubah metode mpasi harus dilakukan. Berbekal membaca menu di buku Mpasi dan youtube, di bulan kedua Mpasi Syahda beralih menu buatan aku. Memang mudah membuat mpasi buatan tapi soal rasa terkadang aku pribadi tidak percaya diri memberikan kepada anak. 

Memberikan Mpasi homemade ada kelebihan dan kekurangan, dari apa yang saya baca mpasi homemade memang lebih dianjurkan karena anak bisa mencoba berbagai macam rasa makanan. Tekstur yang beragam dan warna bahan makanan yang bewarna warni menambah ketertarikan anak untuk makan. Kekurangan dari Mpasi homemade adalah kebersihan dan cara memasak sang ibu yang tidak tepat selain itu kombinasi gizi yang diberikan apa sudah  lengkap dan sesuai dengan kebutuhan bayi.

Mengawali mpasi homemade Syahda, tentu aku harus banyak membaca menu, mulai dari metode Mpasi Bintang Empat yaitu pemenuhan bahan Protein Hewani, Protein Nabati, Karbohidrat, Sayuran. Dari sini aku mulai mengeksplorasi menu masakan. Karbohidrat aku menggunakan nasi atau kentang. Protein Hewani daging sapi, daging ayam, ikan (kembung, mas, nila), dan sayuran brokoli, wortel, bayam, buncis, labu siem). Untuk komposisi berapa gram saya tidak bisa menjabarkannya di sini ya bunda.

Setelah beberapa bulan membuat Mpasi Homemade dengan berbagai macam bahan dan rasa, di usia 10 bulan ini anak Syahda sudah mulai normal BAB dua hari sekali dan tidak menangis hanya kadang-kadang saja keras BAB nya. Dan kemauan untuk makan saya bersyukur hingga detik ini nafsu makannya masih stabil dan apa saja mau makan alias doyan makan.hehe

Contoh Mpasi 4 Bintang

Contoh Menu Mpasi 4 Bintang


Pilihan Mpasi Homemade bagi aku memang terbaik, karena dari masakan ini cinta seorang ibu bisa terlihat. Bagaimana ibu berfikir besok menu apa yang disuka anak, menyiapkan bahan, dan bangun pagi-pagi untuk memasak bubur Mpasi. Namun semua pilihan kembali ke ibu masing-masing tidak perlu dipaksakan sama dengan orang lain, karena tumbuh kembang tiap anak berbeda. Dan orangtua sendirilah yang lebih faham akan kebutuhan anaknya.


Selamat Memasak Mpasi,